Kraven The Hunter, Film penutup SSU yang kurang Greget!?
![]() |
Kraven the Hunter |
Diharapkan menjadi titik balik Sony's Spider-Man Universe a.k.a SSU nyatanya Film "Kraven the Hunter" mendapatkan nilai rendah dari banyak Kritikus dan penonton, film ini dirasa mengecewakan para penggemar yang telah lama menantikan penampilan antihero Marvel ini di layar lebar.
Kritik utama yang diarahkan pada film ini berkisar pada naskah yang dianggap lemah dan alur cerita yang kurang memikat.
Meskipun aksi dan visual efeknya cukup memukau, film ini dinilai gagal memberikan kedalaman karakter yang diharapkan dari tokoh Kraven. Selain itu, beberapa keputusan plot dinilai kurang logis dan membuat film kehilangan momentum di beberapa bagian penting.
Kraven The Hunter bercerita tentang kisah hidup yang dialami oleh seorang Sergei Kravinoff. Berfokus pada kisah hidup Sergei dari yang tadinya merupakan seorang anak penjahat tersohor berubah menjadi seorang Vigilante.. nah yap, film ini tu menjadi Origin dari kisah Kraven The Hunter sang musuh Spider-Man.
Keren berkat Rate D17
Untungnya film ini menggunakan Rate D17, kalau ngak.. wasalam dah, karena mengusung rate D17 Kraven The Hunter bikin dirinya gak ragu nampilin adegan berantem dan action yang brutal dan berdarah-darah.
Beberapa pengambilan gambarnya pun intense dan bikin melek, sebagai sebuah origin Kraven The Hunter lumayan oke dengan tempo yang slowburn.
Villain yang So-so
Kehadiran villain Foreigner dan Rhino yang keliatan waah di pertengahan film tapi jadi meh di paruh akhir, belum lagi bentuk Rhino yang rada-rada aneh ditambah backstory beberapa antagonis yang terkesan seadanya aja memberikan minus untuk film ini.
![]() |
Rhino wtf !? |
Emang sih.. Villain film-film superhero beberapa belakangan ini memang kurang berkesan, contohnya adalah Ezekiel Sims dari film Madame Web yang diperankan oleh Tahar Rahim.
Meskipun Rahim adalah aktor berbakat, karakter Ezekiel tidak berhasil memberikan ancaman yang mendesak atau emosi yang mendalam. Plot yang terburu-buru dan kurangnya pengembangan karakter membuat Ezekiel terasa datar dan tidak memberikan dampak.
Sulit dipungkiri dan berkaca dari film SSU sebelumnya seperti Morbius, Madame Web, bahkan Venom 2 & 3 bikin film ini juga kerasa kurang "Greget".
Rasanya sayang banget, apalagi jika benar film ini menjadi entry spin-off terakhir, maka after credit Morbius kemarin jadi useless.
Konklusi
All right!, Sebagai sebuah film origin Kraven The Hunter porsi actionnya mungkin ga seheboh film-film Marvel pada umumnya, tapi meski ga terlalu banyak sekuen action brutalnya tetep asik buat dinikmati.
Komentar
Posting Komentar